Siaran Pers / Peringatan Publik

Upaya Badan POM Bangkitkan Semangat UMKM untuk Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

20 April 2021 05:13 WIB Dilihat 621 Kali Kerjasama dan Humas

SIARAN PERS

Upaya Badan POM Bangkitkan Semangat UMKM

untuk Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

 

 

Gianyar – Fondasi ekonomi Bangsa Indonesia saat ini dibangun melalui penguatan sektor-sektor ekonomi mikro yang sudah mengakar kuat di lapisan masyarakat Indonesia. Upaya Pemerintah untuk segera beranjak dari masa pandemi COVID-19 salah satunya dengan membangun semangat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Semangat itu dibangun melalui peningkatan kemudahan berusaha serta proaktif untuk melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM.

 

Dalam hal pemberdayaan UMKM, Badan POM ikut berkomitmen untuk terus berupaya mengawal pendampingan dan pemberian insentif yang memberikan kemudahan berusaha bagi UMKM. Tujuan dari upaya yang dilakukan tersebut adalah untuk terus meningkatkan kapasitas serta daya saing UMKM. Upaya ini tentunya juga sangat sejalan dengan Undang-undang Cipta Kerja yang menjadi komitmen Pemerintah dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui percepatan perizinan.

 

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM RI, Rita Endang, akui pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat, terutama melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. “Pemulihan ekonomi digerakkan dengan semangat gotong royong dari seluruh masyarakat, termasuk para pelaku UMKM. Denyut nadi pemulihan ekonomi dimulai dari semangat para pelaku UMKM itu sendiri,” jelas Rita Endang pada saat mewakili Kepala Badan POM RI menghadiri Gianyar Food Festival Tahun 2021 dalam rangka hari jadi Kabupaten Gianyar Ke-250 Tahun, Senin (19/04).

 

Pada kegiatan hari ini, Badan POM sekaligus mengawal peluncuran produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produk dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sanjiwani. Perumda Air Minum Sanjiwani menjadi salah satu dari 7 produsen AMDK milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)/Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di 5 provinsi yang terdaftar di Badan POM.

 

Pada Kunjungan Kerja sebelumnya di Bulan Maret 2021, Badan POM memberi dukungan secara langsung kepada unit usaha AMDK oleh Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani yang dimotori oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dukungan yang diberikan Badan POM berupa peninjauan kesiapan dan pembinaan terhadap implementasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada sarana pengolahan air tersebut, serta jemput bola registrasi pangan olahan hingga memperoleh NIE untuk 4 jenis produk AMDK.

 

Badan POM sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk mengembangkan usaha pangan olahan di wilayahnya. Kabupaten Gianyar sendiri saat ini memiliki 15 produsen pangan olahan yang terdaftar di Badan POM, yaitu 1 usaha mikro, 2 usaha kecil, 10 usaha menengah, dan 2 industri besar. Selama tahun 2016 - 2021, Badan POM telah menerbitkan 80 nomor izin edar (NIE) pangan olahan dari Gianyar, yaitu 4 NIE produk pangan dari usaha mikro, 3 NIE produk pangan dari usaha kecil, 69 NIE produk pangan dari usaha menengah, serta 4 NIE produk pangan dari usaha besar.

 

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan menerangkan bahwa kehadiran Badan POM di Gianyar kali ini adalah untuk mengapresiasi usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar dalam upaya penanganan COVID-19 dan mendukung UMKM di daerahnya. Ia berharap semangat tersebut bisa di tularkan ke daerah lainnya di Indonesia. “Kehadiran kami di sini juga untuk mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gianyar yang sangat aktif dalam mendorong UMKM dan upaya-upaya penangangan COVID-19 di wilayahnya. Bulan lalu kami sudah melihat langsung hasil dukungan tersebut melalui sarana AMDK Sanjiwani. Semangat ini harus ditularkan ke daerah lain,” harapnya.

 

Rangkaian kegiatan Gianyar Food Festival hari ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk tetap optimis meraih sertifikat, serta mendaftarkan produknya di Badan POM. Mengingat perannya yang strategis dan sifatnya yang lentur terhadap krisis, menjadikan UMKM sebagai salah

satu kekuatan pemulihan ekonomi nasional. Persoalan pandemi sudah tentu banyak mengakibatkan perubahan pola pikir dan kerja para pegiat UMKM di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Badan POM terus bekerja menciptakan UMKM kuat, UMKM yang siap menciptakan produk berkualitas. Untuk menjadikan produk UMKM sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan berjaya di pasar global.

 

Informasi lebih lanjut hubungi: Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, WhatsApp 0811-9181 533, e-mail halobpom@pom.go.id, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia