Berita Aktual

Loka POM di Kabupaten Belitung Mengikuti Acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022

2 Desember 2021 18:22 WIB Dilihat 53 Kali Balai Besar/Balai POM » Loka POM di Kabupaten Belitung

Kamis (02/12/2021), Kepala Loka POM di Kabupaten Belitung mengikuti acara penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung secara virtual. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara luring di Ruang Pasirpadi Kantor Gubernur Babel, bersama Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. Pada kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa instansi yang ada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Data yang disampaikan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, total alokasi APBD secara nasional adalah Rp2.714,2 triliun. Sebesar Rp9,38 triliun dialokasikan untuk Provinsi Bangka Belitung. Dengan rincian, Rp2,87 triliun merupakan alokasi DIPA satuan kerja kementrian/lembaga lingkup Babel dan Rp6,51 triliun alokasi dana Tranfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, meminta satuan kerja segera membelanjakan atau menjalankan kegiatan sesuai dengan yang telah direncanakan dan dapat menjalankan kegiatan tanpa keterlambatan. Dengan harapan APBN dan APBD menjadi stimulus untuk pergerakan ekonomi di masyarakat.

Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Dr. Edih Mulyadi, S.E., M.Si, berharap semua satuan kerja sudah dapat langsung menindaklanjuti pelaksanaannya sehingga manfaat dapat segera dirasakan oleh masyarakat. Semoga sepenuhnya dapat terwujud dan pemerintah saat ini terus melakukan program reformasi struktural untuk memperbaiki iklim usaha, daya kompetisi dan produktivitas. Serta mendorong transformasi ekonomi untuk mempercepat dan memperkuat pemulihan ekonomi

Dengan diserahkannya DIPA Tahun 2022 ini, Loka POM di Kabupaten Belitung akan memaksimalkan agar setiap program yang telah direncanakan terlaksana sesuai dengan target, waktu dan alokasinya. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan terjaminnya obat dan makanan aman bagi masyarakat.