Berita Aktual

BBPOM di Pontianak Laksanakan Komunikasi Informasi dan Edukasi Bersama Anggota Komisi IX DPR RI di Ketapang

2 Desember 2021 17:36 WIB Dilihat 70 Kali Balai Besar/Balai POM » Pontianak

#SahabatBPOM Kalbar,

Obat ilegal dan jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) telah menjadi permasalahan yang kerap dihadapi oleh Badan POM RI. Untuk pengawasan yang menyeluruh, diperlukan kepedulian masyarakat untuk mengidentifikasi obat dan obat tradisional yang berisiko terhadap kesehatan. Oleh karena itu, pada 27 November 2021 BBPOM di Pontianak bersama Anggota Komisi IX DPR RI, H. Alifudin, SE, MM. melaksakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) bertema No Obat Ilegal, No Jamu BKO di Kabupaten Ketapang.

Bertempat di salah satu hotel di Kota Ketapang, KIE dibuka dengan sambutan dari anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Puadi, S.Si. Pada kesempatan ini, Kepala BBPOM di Pontianak, Fauzi Ferdiansyah menyampaikan materi mengenai cara mengidentifikasi obat dan obat tradisional yang aman untuk dikonsumsi dengan menerapkan CEK KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa.

Selanjutnya arahan dari H. Alifudin, SE, MM. yang menekankan pentingnya menyimak materi yang disampaikan oleh BBPOM di Pontianak guna mencegah efek negatif akibat konsumsi obat ilegal dan jamu mengandung BKO dan berpesan agar peserta selalu menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi COVID-19. 

Para peserta amat antusias berdiskusi dan mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Untuk menyemarakan kegiatan, Tenaga Ahli DPR RI, Syukron, S.Ag, M.Si memberikan kuis seputar materi bagi para peserta.