Berita Aktual

Sinergi BBPOM di Pontianak dan Komisi IX DPR RI dalam Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Masyarakat Kabupaten Kayong Utara

2 Desember 2021 17:33 WIB Dilihat 50 Kali Balai Besar/Balai POM » Pontianak

#SahabatBPOM Kalbar, Obat dan Obat Tradisional berperan penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat, baik untuk pemulihan maupun pencegahan penyakit. Masyarakat harus tepat dalam memilih dan menggunakan obat dan obat tradisional yang aman. Untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk memilih, pada 25 November 2021 di Kabupaten Kayong Utara, BBPOM di Pontianak bersama Anggota Komisi IX DPR RI, H. Alifuddin, SE, MM. menyelenggarakan kegiatan KIE bertajuk "No Obat Ilegal ! No Jamu BKO!". 

Kegiatan diawali sambutan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Abdul Rahman, SH. Selanjutnya Anggota Komisi IX DPR RI, H. Alifuddin, SE, MM.  menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Kayong Utara dan menghimbau untuk tetap waspada terhadap penularan COVID-19. Beliau menekankan pentingnya mengikuti program vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Kepala BBPOM di Pontianak, Fauzi Ferdiansyah, turut menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Kayong Utara menjelaskan mengenai pentingnya memilih obat dan obat tradisional yang aman dan bermutu. 

Koordinator Kelompok Substansi Infokom BBPOM di Pontianak, Marry Oktovina Dameria menjelaskan cara mengidentifikasi obat-obatan yang aman dan bermutu serta tips terhindar dari obat ilegal dan obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) . Masyarakat dapat berkomunikasi aktif dengan Balai Besar POM di Pontianak untuk memperoleh pelayanan informasi atau menyampaikan pengaduan melalui whatsapp ULPK dan media sosial BBPOM di Pontianak. Tenaga Ahli DPR RI Komisi IX, Syukron S.Ag, M.Si, juga memberikan pesan kepada para peserta KIE untuk memilih produk obat dan obat tradisional yang aman, dengan melakukan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (CEK KLIK).