Berita Aktual

Monitoring dan Evaluasi Program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman Kota Balikpapan Tahun 2021

2 Desember 2021 14:27 WIB Dilihat 55 Kali Balai Besar/Balai POM » Samarinda

Selasa, 30 November 2021 Balai Besar POM di Samarinda  melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Tahun 2021 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh OPD yang terkait Program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Kelurahan Klandasan ilir, Kelurahan Graha Indah, Kelurahan Margo Mulyo, Kelurahan Teritip, UPT Pasar Klandasan , serta Kader Keamamanan Pangan Desa.

 

Acara dibuka oleh H.Rahmad Mas’ud selaku Walikota Balikpapan, beliau menyampaikan Monitoring dan evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui kemajuan dan dampak pelaksanaan program, pencapaian target pelaksanaan program serta untuk melihat kelebihan dan kekurangan agar dapat dilakukan perbaikan pada program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman di tahun berikutnya. Selain itu keamanan pangan juga merupakan hak konsumen agar terjamin kesehatan dan keselamatannya sehingga menunjang terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif.

 

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan tahapan dan hasil pelaksanaan dari Program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya oleh Genta Nila Hadi, selaku Koordinator Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi di BBPOM di Samarinda. Dilanjutkan Pemaparan Rencana Aksi Program Keamanan Pangan Tahun 2022 oleh Lurah  Klandasan ilir, Lurah Graha Indah, Sekretaris Lurah Margo Mulyo, Lurah Teritip, serta Rencana Aksi Pasar Aman Tahun 2022 di UPTD Pasar Klandasan.

 

Diharapkan dari adanya Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Desa Pangan Aman dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Tim Keamanan  pangan kelurahan hendaknya mengawal Rencana Aksi yang sudah direncanakan untuk tahun 2022 dan akan dilakukan pengawalan oleh BBPOM di Samarinda dan Loka POM di Kota Balikpapan, Tim Koordinasi  Pembinaan dan  Pengawasan secara aktif melakukan pengawasan sesuai dengan tupoksi masing-masing secara sinergis untuk tindak lanjut dari intervensi desa dan pasar aman tahun 2021, dan Pengawasan pangan dari hulu hendaknya juga dilakukan untuk mencegah beredarnya penggunaan Bahan Berbahaya.