Berita Aktual

KOLABORASI BBPOM DI JAYAPURA BERSAMA KESATUAN PENGELOLAH HUTAN LESTARI (KPHL) NABIRE DAMPINGI UMKM PRODUSEN KOPI PINANG, JAHE PINANG DAN STICK BONGGOL PISANG DI KABUPATEN NABIRE, PROVINSI PAPUA

1 Desember 2021 21:26 WIB Dilihat 96 Kali Balai Besar/Balai POM » Jayapura

Balai Besar POM di Jayapura terus berupaya meningkatkan pelayanan publik khususnya terkait pendampingan UMKM di sektor obat dan makanan melalui program SAGU PAPUA (Siap dAmpinGi UMKM Papua) dengan melakukan pendataan dan pendampingan langsung ke daerah atau wilayah dimana UMKM berlokasi.

Kabupaten Nabire adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Papua dengan postensi pertanian yang cukup baik yang pada hari kamis, 17 November 2021 telah dikunjungi oleh petugas Balai Besar POM di Jayapura, Christian V. Burdam, S.Si., Apt dan Iin Siti Korinah, S.Si., Apt sebagai upaya untuk mengumpulkan data dan informasi potensi UMKM sektor obat dan makanan di Kabupaten Nabire yang nantinya akan diberi pendampingan hingga memperoleh izin edar baik izin edar yang ditebitkan oleh Pemda Kabupaten Nabire (PIRT) maupun izin edar yang diterbitkan oleh Badan POM (MD, TR, NA).

Salah satu UMKM yang dikunjungi oleh petugas Balai Besar POM di Jayapura adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Pelangi Papua Karadiri yang berlokasi di Nawaripi Nabire yang memproduksi kopi bubuk plus pinang dengan nama dagang Huro Drink dan minuman serbuk jahe plus pinang dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Rejali yang berlokasi di Jalur 5 SP 1 Wonorejo Nabire yang memproduksi stik bonggol pisang. Kedua kelompok usaha tersebut merupakan binaan dari Kantor Kesatuan Pengelolah Hutan Lestari (KPHL) Kabupaten Nabire yang dipimpin oleh Rio Duwiri, S.Hut. “Kami sangat mengaharapkan pendampingan dari BBPOM Jayapura bagi UMKM binaan kami agar dapat memahami dan menerapkan cara-cara produksi yang baik dan pada akhirnya bisa memperoleh izin edar” kata kepala KPHL Kabupaten Nabire.

Melihat besarnya potensi usaha dan minat para pelaku UMKM di Kabupaten Nabire yang secara sadar mau berupaya memenuhi standar sesuai prosedur yang berlaku dalam rangka memperoleh izin edar, maka diperlukan suatu Sinergitas dan Kolaborasi yang baik dan kuat antar berbagai lintas sektor terkait yaitu Badan POM, OPD teknis dilingkungan Pemda baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten serta pihak swasta. Semoga UMKM Papua semakin maju dan berkembang, mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional.