Berita Aktual

Sinergi Apoteker Sulawesi Tengah dan BPOM Palu dalam rangka pengendalian Anti-Microbial Resistance (AMR)

11 Oktober 2021 15:27 WIB Dilihat 1657 Kali Balai Besar/Balai POM » Palu

Palu, 11 Oktober 2021 melalui zoom meeting, 119 Apoteker di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti Bimtek Peningkatan Awareness Apoteker dalam Pengendalian Anti-Microbial Resistance (AMR). Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) tenaga pengelola dan pelaku usaha di sarana distribusi dan sarana pelayanan kefarmasian akan bahaya AMR dan selalu mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di dalam pengelolaan obat khususnya antibiotika untuk mendukung upaya pengendalian AMR. Narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala Balai POM di Palu, Agus Riyanto; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. I Komang Adi Sujendra dan Ketua PD IAI Sulawesi Tengah Abd. Rahman Razak.

Salah satu isu strategis yang dianggap menjadi pemicu utama kejadian AMR yaitu adanya penggunaan antibiotika yang ekstensif, antara lain tindakan swamedikasi (pengobatan sendiri), peresepan berlebih, kesalahan peresepan, penggunaan antibiotika broad-spectrum secara luas, penggunaan antibiotika sebagai sebagai upaya profilaksis (pencegahan), ungkap Kepala Balai POM di Palu. Penggunaan antibiotika yang ekstensif ini salah satunya disebabkan karena antibiotika beredar secara bebas, baik karena isu akses (kemudahan masyarakat memperoleh antibiotika) maupun isu bisnis (penjualan antibiotika tanpa resep mendominasi omset pelaku usaha di sarana pelayanan kefarmasian), disinilah peran apoteker sebagai garda terdepan penyerahan obat di Apotek. Ketua PD IAI Sulawesi Tengah mengharapkan melalui program DAGASIBU, apoteker dapat berperan aktif dalam pengendalian AMR.  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan tentang pentingnya penggunaan antibiotic secara tepat untuk dapat mengendalikan terjadinya resistensi terhadap antibiotik.

Kegiatan Pengendalian Anti-Microbial Resistance (AMR) melalui Peningkatan Awareness dan Koordinasi Lintas Sektor ini diharapkan mampu menghasilkan collaborative governance di dalam upaya pengendalian AMR yang sinergis dan mampu meningkatkan sistem pengawasan obat khususnya antibiotika yang lebih efektif. Penertiban peredaran antibiotika secara masif di seluruh Indonesia diharapkan juga dapat mendukung pengendalian AMR. 

Balai POM di Palu