Berita Aktual

Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama di Bidang Pengawasan Obat dan Makanan

12 Maret 2021 09:05 WIB Dilihat 596 Kali Kerjasama dan Humas

Jakarta – Dalam rangka perkuat kerja sama di antara Otoritas Regulator Obat dan Makanan Indonesia dan Korea Selatan, Badan POM dan Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pengawasan Keamanan dan Mutu Produk Pangan dan Farmasi, Kamis (28/01). MoU ditandatangani secara desk to desk oleh Kim Ganglip, Minister of Ministry of Food and Drug Safety of the Republic of Korea, di Osong, Korea dan Penny K. Lukito, Kepala Badan POM RI di Jakarta.

 

MoU ini merupakan perpanjangan dari MoU dengan MFDS yang sebelumnya bernama Korea Food and Drug Administration/ KFDA). Diharapkan dengan adanya MoU ini akan semakin memperkokoh hubungan yang sudah terjalin erat dan sangat strategis di antara kedua Otoritas Regulator. Kepala kedua lembaga telah bertemu secara bilateral pada kunjungan kerja Kepala Badan POM ke Korea pada tanggal 8-11 Desember 2018. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk memfinalisasi draft MoU dalam rangka meningkatkan kolaborasi regulatori dan mendorong hubungan perdagangan kedua negara. 

 

“MoU ini juga akan menjadi platform untuk dapat memperkuat kelembagaan Otoritas Regulator dan memberikan kontribusi positif dalam peningkatan perdagangan antara kedua negara, khususnya ekspor Obat dan Makanan dari Indonesia ke Korea Selatan,” jelas Kepala Badan POM.

 

Sebagai tahap awal, kedua lembaga akan membahas rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 untuk mengimplementasikan berbagai area kerja sama dalam MoU, termasuk merespon tantangan penanganan pandemi COVID-19 dari perspektif Regulator Obat dan Makanan.

 

Adanya MoU ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Otoritas Regulator untuk bekerja sama, termasuk dalam penanggulangan COVID-19 dan dorongan untuk meningkatkan perdagangan yang akan merefleksikan semakin kuatnya Kemitraan Strategis antara kedua negara. Indonesia dan Republik Korea merupakan mitra Strategis Khusus sejak tahun 2017. Presiden Joko Widodo terakhir berkunjung ke Korea Selatan pada bulan November 2019 dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Komemoratif ASEAN-Republik Korea dan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Moon Jae-in.