Berita Aktual

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Badan POM Terus Dampingi Pelaku Usaha Obat dan Makanan

5 November 2020 15:56 WIB Dilihat 2759 Kali Kerjasama dan Humas

Malang – “Dunia bisnis akan terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Hal ini pula yang menuntut para pelaku industri obat dan makanan untuk selalu berinovasi namun tetap memenuhi ketentuan dan persyaratan.” Demikian diungkapkan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito pada peresmian industri suplemen kesehatan PT. Agro Mitra Alimentare (PT. AMA) di Malang, Kamis (05/11).

 

Pada kesempatan kunjungan kerjanya ke Jawa Timur ini, Kepala Badan POM mengapresiasi PT AMA yang saat ini telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) produk suplemen kesehatan probiotik. Kepala Badan POM menyatakan bahwa Badan POM terus mendukung pelaku usaha dalam percepatan industri probiotik dalam negeri. Salah satunya dengan menyempurnakan Pedoman Penilaian Produk Suplemen Kesehatan mengandung Probiotik untuk menjadi acuan pelaku usaha dalam berinovasi dan mengembangkan produk.

 

Badan POM tidak dapat bekerja sendirian dalam pengembangan dan pendampingan ini. “Diperlukan kerja sama mulai dari hulu hingga hilir dengan berbagai pihak dalam pendampingan pelaku usaha di bidang obat dan makanan. Terlebih dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

 

Peresmian industri suplemen kesehatan hari ini merupakan salah satu langkah awal membangun dan mengembangkan produk obat dan makanan dalam negeri. Diharapkan produk dalam negeri dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri maupun di mancanegara.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. AMA, Ge Recta Geson juga mengungkapkan terima kasih kepada Badan POM yang terus mendampingi PT. AMA. Berkat pendampingan tersebut, produk konsentrat minuman fermentasi yang mengandung probiotik terdaftar di Badan POM sebagai suplemen kesehatan sejak 9 Juli 2020.

 

Kepala Badan POM berharap hal ini bisa menjadi penggerak inovasi produk suplemen kesehatan di Indonesia. Sekaligus mendukung ketersediaan produk nasional maupun produk yang berorientasi ekspor dan membuka banyak lapangan kerja. “Terus berkembang dan terus berinovasi.” tutup Kepala Badan POM. (HM- Rahman)

 

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan