Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 31 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Senin, 29 April 2013  (Hukmas > Umum)
Pencanangan GN-WOMI dan Pemusnahan Obat dan Makanan Ilegal

“Tugas Badan POM dalam melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan ilegal cukup berat jika dilakukan sendiri, oleh karena itu, mari kita bersama-sama berkomitmen membantu Badan POM menyelamatkan masyarakat dari obat dan makanan ilegal”, demikian imbauan Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo, dalam acara Pencanangan Gerakan Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI), di Balai Besar POM di Semarang, Senin, 29 April 2013. Acara ini merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai demand dengan memberdayakan masyarakat sebagai pengguna obat dan makanan agar lebih waspada terhadap peredaran obat dan makanan ilegal, khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

Pencanangan gerakan tersebut diikuti dengan penandatanganan komitmen bersama anti (obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen makanan dan pangan) ilegal oleh instansi pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Instansi pemerintah diwakili oleh Kepala Badan POM RI, Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc. bersama Gubernur Jawa Tengah, Plt. Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kepala Balai Besar POM di Semarang. Pihak pelaku usaha diwakili oleh GP Farmasi, GP Jamu, dan Perkosmi. Sedang pihak masyarakat diwakili oleh Ketua Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Semarang, dan Kepala LP2K Jawa Tengah. Sebelumnya juga ditandatangani kesepakatan bersama antara Kepala Badan POM RI dengan Gubernur Jawa Tengah, tentang Pengawasan Obat dan Makanan Secara Terpadu di Wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan POM didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Jawa Tengah, serta perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi Daerah Jawa Tengah, dan Kepala Balai Besar POM di Semarang, melakukan pemusnahan terhadap obat dan makanan ilegal hasil pengawasan Balai Besar POM di Semarang. Total nilai keekonomian Obat dan Makanan yang dimusnahkan tersebut mencapai lebih dari Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah). Produk yang dimusnahkan terdiri dari obat, obat tradisional, suplemen makanan, kosmetika dan pangan ilegal dengan rincian 2.792 item dan 289.668 kemasan.

Selama periode Januari-April 2013, Badan POM telah melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal hasil pengawasan di Pekanbaru, Bandar Lampung, DKI Jakarta, Palangka Raya, Palembang, Medan, Batam dan Semarang dengan total nilai keekonomian lebih kurang Rp 7.380.000.000,- (tujuh miliar tiga ratus delapan puluh juta rupiah).

Biro Hukmas


 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright © 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px