Kepala BPOM Dorong Koperasi Bertransformasi melalui Diversifikasi Usaha, Transparansi, dan Kemitraan Strategis

02-07-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 675 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - Penguatan tata kelola yang transparan, diversifikasi usaha, dan kemitraan strategis menjadi kunci pengembangan koperasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam closing remarks hari kedua Rapat Anggota Tahunan (RAT) KOPERPOM Tahun Buku 2023–2025 di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Rabu (1/7/2026).

"Asal mula kata koperasi adalah cooperation. Kerja sama. Kerja sama tentang hal yang baik demi kesejahteraan dan kemaslahatan anggota," ujar Taruna Ikrar.

Menurutnya, KOPERPOM yang telah berdiri cukup lama seharusnya bisa menunjukkan perkembangan yang positif. Hal tersebut tercermin dari bertambahnya asset dan jumlah anggota serta meningkatnya kesejahteraan anggota.

Agar bisa mencapai tujuan tersebut, Kepala BPOM menekankan 3 strategi utama yang perlu dijalankan, yakni diversifikasi usaha, transparansi informasi kepada anggota, serta membangun kepercayaan anggota. "Kami, para pimpinan, berkomitmen mendukung penuh tumbuh kembang KOPERPOM," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan koperasi milik BPOM, Taruna Ikrar juga menyerahkan apresiasi kepada PT Indomarco Prismatama dan Bank Mandiri sebagai mitra strategis KOPERPOM. Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas peluang pengembangan usaha sekaligus memperkuat akses permodalan bagi koperasi.

RAT KOPERPOM yang berlangsung pada 30 Juni–2 Juli 2026 merupakan forum pertanggungjawaban pengurus sekaligus pengambilan keputusan tertinggi koperasi. Selain mengesahkan laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Dewan Pengawas Tahun Buku 2023, 2024, dan 2025, RAT juga memilih Pengurus dan Dewan Pengawas KOPERPOM periode 2026–2029.

Pada hari kedua, kegiatan diisi dengan debat calon ketua KOPERPOM, business opportunity, dan talkshow kewirausahaan. Dalam debat calon ketua, tampil 4 orang yang beradu gagasan isu strategis koperasi. Keempat calon ketua KOPERPOM adalah Henri Agus Kurniawan, Aditya Teguh Saputro, Fauzi Achmadi, dan Riski Kurniawan.

Sebelum debat berlangsung, Inspektur Utama Yan Setiadi mengingatkan pentingnya integritas dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. "Kepengurusan harus akuntabel, salah satunya melalui penyusunan laporan. Harus transparan. Sebagai bagian budaya integritas yang sehat," ujarnya.

Inspektur Utama juga berpesan kepada para calon ketua agar menjadi pemimpin yang berintegritas dan mampu membawa koperasi terus berkembang melalui kepemimpinan yang transformasional. “Pemimpin yang baik mengajak anggota untuk berjalan ke arah lebih baik,” tuturnya.

Melalui penguatan tata kelola, pengembangan usaha, dan kemitraan strategis, KOPERPOM diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Tak hanya itu, KOPERPOM diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan adaptif dalam menghadapi tantangan ekonomi. (HM-Nelly)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana