BPOM Peduli, Gotong Royong Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT

27-08-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 537 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta –  BPOM menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program BPOM Peduli. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong keluarga besar BPOM bersama mitra dalam mendukung masyarakat yang tengah menghadapi masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Kepala BPOM Taruna Ikrar bersama Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Dukungan tersebut menjadi bagian dari gerakan BPOM Peduli yang menghimpun kontribusi dari pegawai serta mitra BPOM untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Secara keseluruhan, BPOM Peduli menghimpun donasi berupa uang sebesar lebih dari Rp610 juta. Donasi tersebut berasal dari kontribusi pegawai BPOM dan mitra BPOM salah satunya Sido Muncul.

Program BPOM Peduli kali ini juga menjadi langkah awal BPOM dalam melibatkan pelaku usaha secara langsung dalam penghimpunan dana bantuan kebencanaan. Keterlibatan Sido Muncul menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk antara pemerintah dan dunia usaha, agar dukungan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kami sangat berterima kasih telah BPOM libatkan dalam penyerahan bantuan ke NTT, ini adalah yang pertama bagi kami. Langkah BPOM Peduli melibatkan industri adalah langkah yang bagus untuk melakukan penyerahan bantuan yang berdampak,” imbuh Irwan Hidayat.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan apresiasi atas dukungan Sido Muncul serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam BPOM Peduli. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui aksi nyata.

“BPOM hadir tidak hanya dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kolaborasi seperti ini menunjukkan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat NTT,” ujar Taruna.

Dari total donasi yang terkumpul, bantuan uang sebesar Rp500 juta disalurkan untuk mendukung masyarakat terdampak di Manggarai Barat dan Ende. Penyaluran dilakukan melalui jaringan unit pelaksana teknis (UPT) BPOM di wilayah terdampak, yaitu Balai POM di Kupang, Balai POM di Ende, serta Balai POM di Manggarai Barat. Mekanisme penyaluran melalui UPT BPOM di daerah diharapkan dapat mendukung distribusi bantuan agar lebih dekat dengan masyarakat serta menyesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak.

Selain bantuan bagi masyarakat terdampak, BPOM Peduli juga memberikan bantuan sebesar Rp8 juta kepada pegawai Balai POM di Ende, pegawai Loka POM di Manggarai Barat, dan keluarga pegawai Inspektorat I yang keluarganya ikut terdampak akibat bencana gempa bumi tersebut.

Selain bantuan dalam bentuk uang, BPOM Peduli juga menghimpun dukungan dalam bentuk produk, antara lain makanan, minuman, suplemen kesehatan, dan obat-obatan, dengan total nilai lebih dari Rp1,27 miliar. Dukungan tersebut melengkapi bantuan dana yang dihimpun untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Melalui BPOM Peduli, BPOM berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana. Semangat gotong royong antara pegawai BPOM, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak gempa NTT. (HM-Zein)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana